You signed in with another tab or window. Reload to refresh your session.You signed out in another tab or window. Reload to refresh your session.You switched accounts on another tab or window. Reload to refresh your session.Dismiss alert
Pada kode di atas, pengiriman data pada channel `ch1` dan `ch2` dikontrol menggunakan `select`. Terdapat 2 buah `case` kondisi penerimaan data dari kedua channel tersebut.
71
71
72
72
- Kondisi `case avg := <-ch1` akan terpenuhi ketika ada penerimaan data dari channel `ch1`, yang kemudian akan ditampung oleh variabel `avg`.
73
-
- Kondisi `case max := <-ch2` akan terpenuhi ketika ada penerimaan data dari channel `ch2`, yang kemudian akan ditampung oleh variabel `max`.
73
+
- Kondisi `case maxNum := <-ch2` akan terpenuhi ketika ada penerimaan data dari channel `ch2`, yang kemudian akan ditampung oleh variabel `maxNum`.
74
74
75
75
Karena ada 2 buah channel, maka perlu disiapkan perulangan 2 kali sebelum penggunaan keyword `select`.
Cara pemanggilan closure adalah dengan memperlakukan variabel closure seperti fungsi, dituliskan seperti pemanggilan fungsi.
47
47
48
48
```go
49
-
varmin, max = getMinMax(numbers)
49
+
varminNum, maxNum = getMinMax(numbers)
50
50
```
51
51
52
52
Output program:
@@ -62,7 +62,7 @@ Berikut merupakan penjelasan tambahan untuk beberapa hal dari kode yang sudah di
62
62
Template `%v` digunakan untuk menampilkan data tanpa melihat tipe datanya. Jadi bisa digunakan untuk menampilkan data array, int, float, bool, dan lainnya. Bisa dilihat di contoh statement, data bertipe array dan numerik ditampilkan menggunakan `%v`.
Template `%v` ini biasa dimanfaatkan untuk menampilkan sebuah data yang tipe nya bisa dinamis atau belum diketahui. Biasa digunakan untuk keperluan debugging, misalnya untuk menampilkan data bertipe `any` atau `interface{}`.
Ciri khas dari penulisan IIFE adalah adanya tanda kurung parameter yang ditulis di akhir deklarasi closure. Jika IIFE memiliki parameter, maka argument-nya juga ditulis. Contoh:
@@ -89,7 +89,7 @@ Fungsi `randomWithRange()` didesain untuk *generate* angka acak sesuai dengan ra
89
89
Cara menentukan tipe data nilai balik fungsi adalah dengan menuliskan tipe data yang diinginkan setelah kurung parameter. Bisa dilihat pada kode di atas, bahwa `int` merupakan tipe data nilai balik fungsi `randomWithRange()`.
90
90
91
91
```go
92
-
funcrandomWithRange(min, maxint) int
92
+
funcrandomWithRange(minNum, maxNumint) int
93
93
```
94
94
95
95
Sedangkan cara untuk mengembalikan nilai itu sendiri adalah dengan menggunakan keyword `return` diikuti data yang dikembalikan. Pada contoh di atas, `return value` artinya nilai variabel `value` dijadikan nilai kembalian fungsi.
@@ -138,8 +138,8 @@ Khusus untuk fungsi yang tipe data parameternya sama, bisa ditulis dengan gaya y
0 commit comments